Bagaimana Saya Menjadi Manajer Yang Efektif?

Belajar untuk menjadi manajer yang efektif sering memakan waktu dan pengalaman, namun dapat dicapai lebih cepat jika seorang manajer calon memiliki kemampuan manajemen, pemahaman, dan wawasan untuk mendengarkan apa karyawannya butuhkan dan inginkan. Untuk menjadi manajer yang efektif artinya menjadi seorang pelatih, seorang pembimbing dan pemimpin untuk membuka jalan bagi orang lain. Para manajer terbaik memahami bahwa yang bertanggung jawab orang lain bukan tentang menciptakan lingkungan yang takut atau mengintimidasi, melainkan satu yang mengilhami orang lain untuk mencapai lebih melalui pengaturan contoh dan memberikan pujian bila memungkinkan.

Para manajer yang paling efektif belajar untuk menyeimbangkan peran menjadi seorang pemimpin dengan salah satu menjadi mentor pasien. Dengan berbicara dengan dan mengamati pekerjaan bawahan, seorang manajer yang baik bisa menjadi baik untuk mengetahui apa keterampilan, minat, kekuatan dan kelemahan ada. Informasi ini dapat digunakan untuk merancang kesempatan pelatihan tambahan dan mengembangkan karyawan menjadi anggota lebih tinggi-fungsi tim. Hal ini menciptakan lingkungan kerja kohesif di mana karyawan ditantang untuk unggul, daripada hidup dalam ketakutan akan kegagalan.

Aspek lain kunci menjadi manajer yang efektif adalah dengan menetapkan contoh ke seluruh tim seperti apa yang diharapkan. Hal ini dapat sesederhana mengikuti pernyataan misi perusahaan, membahas etiket karyawan yang tepat bila memungkinkan, dan berpartisipasi di tempat kerja dengan menunjukkan cara yang tepat untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Sebagai karyawan pengalaman kepemimpinan dalam aksi ini, mereka lebih cenderung ingin memenuhi dan melampaui harapan manajer mereka.

Sebuah aspek penting untuk menjadi seorang manajer yang lebih efektif adalah memiliki metode yang sangat jelas berkomunikasi dengan orang lain. Banyak kesalahpahaman terjadi ketika para manajer berasumsi karyawan mengetahui apa yang diharapkan dari mereka, tapi kemudian jatuh pendek dari harapan ini tak terucapkan. Manajer yang baik adalah mampu menyampaikan baik dalam bentuk lisan dan tertulis apa yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan dengan baik dan apa imbalan yang akan jika pekerjaan dilakukan dengan baik. Demikian juga, konsekuensi kinerja yang buruk harus dinyatakan di kali untuk lebih menekankan perlunya komunikasi yang efektif dan akuntabilitas.

Dibutuhkan seorang manajer besar untuk mengenali dan penghargaan top performer dalam sebuah organisasi; suatu tindakan yang dapat membantu seorang manajer menjadi jauh lebih efektif. Ini adalah area di mana banyak manajer gagal karena ada terlalu banyak penekanan pada fokus pada kesalahan atau kesalahan bawahan. Sebaliknya, manajer yang baik membutuhkan waktu untuk secara lisan memuji karyawan yang melakukan sesuatu dengan baik dan secara teratur mengakui dan manfaat mereka yang pergi atas dan di luar panggilan tugas. Dengan memperhatikan positif, manajer yang efektif akan mendorong setiap karyawan untuk bekerja keras untuk mencapai hal-hal besar.